Minggu, 13 April 2014

@yeahmahasiswa semalam..


Cuma sebagian yang aku ambil dari @yeahmahasiswa dengan snipping tool. Jadi ingat, pertama kali pakai snipping tool, kamu yang ajari. Di awal-awal masuk Ilkom dulu. Di lab, di kelas praktikum waktu itu. Aku terlambat menggunakannya, tapi kamu membuatnya jadi lebih baik daripada tidak sama sekali. Terima kasih, postingan ini bisa jadi. :')

Senin, 07 April 2014

Romantisme Satwa Liar

Pagi ini si Guru mengirim foto:

http://www.boredpanda.com/blog/wp-content/uploads/2014/03/katerina-plotnikova-photography-1.jpg
Aku juga punya foto dengan satwa, asli tanpa sotosop



Pepi di kiri, aku di kanan


Sama romantisnya.. ;p

Ini Jekartah, Bung

Guru, mungkin prediksimu benar bahwa Planetarium tidak buka. Tapi bukan karena kami datang dia jadi tutup. Kukabarkan, di sana sedang ada renovasi sampai 20 April 2014.

Guru, mungkin kamu akan menertawakan perjalanan kami kemarin. Tapi bukan itu alasan aku menulis. Ini untuk melengkapi perjalanan kemarin yang rasanya kurang absurd tanpa dirimu.

Hari Drama
Sabtu kemarin aku ke Planetarium bersama Bang Bali. Berangkat dari Bogor ramai-ramai naik KRL ke Cikini, tapi cuma kami berdua yang ke Planetarium. Padahal tadi di KRL ada banyak orang, semua tempat duduk mereka duduki. Mereka ke mana?

Planetarium ini letaknya di Taman Ismail Marzuki, kusingkat jadi TIM. Nah, TIM ini satu komplek dengan Institut Kesenian Jakarta. Kalo ini kusingkat jadi IKJ. Di perjalanan, aku melihat adegan FTV padahal ga ada syuting. Berarti ini bukan akting.

Adegan satu: Seorang pria mengejar wanita di stasiun Bogor. Mereka seperti pasangan yang sedang cek-cok. Pria itu ingin minta maaf, tapi wanitanya menghindar.

Adegan dua: Seorang pemuda mengejar-ngejar Metromini. Bukan untuk kenalan denganku (karena aku sudah turun) atau dengan penumpang lain, tapi karena jaketnya ketinggalan. Ini terjadi di depan TIM.

Adegan tiga: Kami sampai di Planetarium, tapi gedungnya tutup. Ini adegan paling dramatis. Aku jadi sadar kalo drama terjadi di sekitar kita. Hanya butuh kepekaan untuk merasakannya. #iklan #TeaterRuangContoh{}

Untungnya kukira Planetarium buka, jadi ke sana. Lalu kami kelilingi XXI, gedung-gedung artistik, dan beli gorengan sepotong 2.500 di warung pojok.

Awas, kameranya pecah

Ini gorengan Jekartah, Bung
Di sebelah warung pojok ada toko buku mirip dengan yang di Bara. Entah buku bekas atau buku lama, kebanyakan tentang seni dan sastra, tapi harganya jauh beda. Ini Jekartah, Bung.

Institut Ekspektasi
Pergi ke kawasan IKJ, aku membayangkan kawasan yang 'nyeni' sekali. Soalnya ini 'institut' yang bidangnya spesifik. Mungkin ekspektasiku kebesaran, mungkin begitu juga pandangan orang tentang kampusku yang juga 'institut', yang kemarin ramai di Kompasiana. #pfft
Selain itu, aku pernah lihat foto kakak tingkat bersama pocong bohongan yang digantung di pohon waktu dia kemari. Tapi kemarin aku ga lihat ada pocong, yang kulihat ada dua pameran.

Pertama, pameran lukisan dari Yanuar Ernawati. Judulnya 'Kejujuran dalam Kebebasan', ada 15 lukisan yang dipamerkan. Aku ga paham maksud dari judul dan lukisannya, tapi aku senang melihatnya. Pengunjungnya juga belum ramai waktu aku datang, cuma ada sekeluarga kecil dan beberapa orang. Begitu mereka pergi, aku dan Bang Bali foto-foto sebebasnya. Lupa ada CCTV. Duh.

Kejujuran dalam Kebebasan

Kedua, pameran sketsa dari Toto BS, judulnya 'Sketsa Spontan'. Ada sekitar 30 kanvas yang dipajang, beberapa kanvas yang kosong. Menurut buku panduan, kanvas kosong itu akan dibuatkan sketsa wajah pengunjung. Membuatnya dengan charcoal, dan spontan.

Sketsa Spontan

Ayoo datang ke TIM, ada pameran sampai 13 April, dan gratisss..

Kopaja AC Eksekutif dan Transjakarta
Dari TIM, kami lanjut naik Kopaja eksekutif untuk keliling Jekartah. Bayar 5.000 sampai Lebak Bulus. Aku was-was naik Kopaja kemarin, supirnya ngebut berebut jalan dengan motor, Kopaja lain, dan taksi. Seram melihatnya dari bangku penumpang. Bunyi klaksonnya ribut. Jalanan ramai semrawut. Kalo di Bogor meski semrawut, jarang yang ngebut. Ini beda. Ini Jekartah, Bung.

Dari Lebak Bulus, kami lanjut naik Transjakarta sampai ke PIM. Pertama kalinya aku naik Transjakarta, ternyata baunya mirip Transpakuan. Di PIM, kami mampir untuk sholat Ashar. Tadinya mau makan juga, tapi bisa-bisa sampai akhir bulan aku harus #Tantangan5RibuSehari. Ini PIM, dan ini Jekartah, Bung.

Jadilah aku dan Bang Bali naik Transjakarta lagi. Tadinya mau ke Juanda, lalu pulang naik KRL dari stasiun sana. Tapi bingung dengan koridornya, jadi kami bablas ke Kota. Lagi-lagi KRL penuh sesak, padahal ini malam minggu.

Itinerari:
st. Bogor-st. Cikini (KRL): 4.000
st. Cikini-TIM (Metromini 17): 3.000
TIM-Lebak Bulus (Kopaja AC 20): 5.000
Lebak Bulus-PIM (Tranjakarta): 3.500
PIM-Kota (Transjakarta): 3.500
Kota-Bogor (KRL): 5.000
Sholat shubuh: kosan
Sholat dzuhur: TIM
Sholat ashar: PIM
Sholat magrib: st. Bogor
Sholat isya: st. Bogor
;p

Kamis, 03 April 2014

Aku sih santai, kalo kamu?

Tipe Pelaku Santai adalah orang-orang yang ramah dan bahagia. Mereka menikmati kebersamaan dengan orang lain. Cerdas, pandai bicara, jenaka dan penuh pesona, mereka suka menjadi pusat perhatian. Mereka tidak suka sendiri. Semangat hidup mereka membuat orang lain merasa nyaman ditemani mereka dan membuat mereka cepat mengenal orang lain. Tipe Pelaku Santai menikmati saat-saat terbaik dari tiap kesempatan – banyak orang tipe ini berbakat membuat seluruh hidup mereka bagaikan suatu pesta besar. Kebosanan tidak akan terjadi jika ada mereka karena mereka sangat pandai menghanyutkan orang lain dengan antusiasme, suasana hati riang, dan optimisme mereka.

Pemikiran abstrak dan filosofis mendalam mengenai arti kehidupan tidak terlalu menarik minat tipe Pelaku Santai. Mereka pragmatis, realistis, dan benar-benar hidup dalam kekinian. Dalam bekerja mereka juga lebih suka jika semuanya sudah siap sehingga mereka bisa menjalankan tekad mereka dengan sebaik-baiknya. Tidak masalah bagi mereka menangani beberapa tugas sekaligus dan mereka justru gemilang di saat genting! Kegiatan dari beragam bidang dengan banyak kontak sosial sangat tepat bagi mereka. Orang juga jarang menemukan mereka berdiam diri saat waktu senggang; karena sifat mereka yang terbuka dan penuh rasa ingin tahu, kebanyakan dari mereka memiliki banyak hobi dan minat. Mereka tidak takut akan hal-hal yang belum mereka ketahui: karena mereka luwes dan kreatif, dengan cepat mereka menyesuaikan diri dengan situasi-situasi baru dan memanfaatkannya dengan baik. Kadang-kadang mereka terlibat konflik dengan peraturan atau hirarki yang ketat, yang langsung membuat mereka merasa terpasung hingga berontak terhadapnya.

Sebagai teman, tipe Pelaku Santai adalah orang-orang murah hati dan gemar menolong yang sangat mementingkan hubungan harmonis dan suasana yang mendukung. Sikap mudah bergaul mereka membuat mereka memiliki lingkaran besar pertemanan dan mereka suka jika rumah mereka dipenuhi beragam tipe tamu. Dengan senang hati mereka melarutkan diri pada suasana hati dan minat mereka yang spontan ke dalam satu atau dua hal penting saja. Ini membuat mereka kelihatan agak tidak bisa ditebak bagi mereka yang memiliki sifat lebih pendiam. Saat sungguh-sungguh penting, Anda bisa mengandalkan mereka seratus persen. Sebagai pasangan, mereka kreatif, bergerak cepat, dan imajinatif – asalkan pasangan mereka tahu bagaimana membuat mereka terpesona. Mereka nyaris tidak bisa tahan dengan kebosanan atau rutinitas dalam suatu hubungan. Mereka sama sekali tidak menyukai konflik; jika sebuah hubungan jadi membutuhkan terlalu banyak ketahanan atau upaya, mereka cenderung menarik diri dari hubungan tersebut dan mulai mencari pasangan baru. Namun demikian, jika Anda berhasil terus menyalakan rasa ingin tahu mereka dalam jangka panjang dan memberi mereka kejutan dari waktu ke waktu, Anda akan mendapatkan pasangan yang setia dan penuh cinta.

Cari tau di ipersonic.com!! *lagi promo* ;p

Logo: Papan Tulisan

Papan Tulisan

Assalamu'alaikum..

Dengan bismillah, kupersembahkan ini pada kalian: logo Papan Tulisan.
Mungkin logo ini akan sedikit mengingatkan sesuatu ketika melihatnya. Bagi yang senang memburu film kurasa paham maksudnya apa. Bentuk ini memang tercipta berdasarkan ajaran yang aku anut dari kitab "Sila ke-6: Kreatif Sampai Mati" keluaran KDRI. Spontan dan meniru dulu. Meski begitu, rasanya lega waktu melihatnya terpajang bersanding dengan nama Papan Tulisan. Ada senangnya juga. ;P


Semoga kalian juga senang, ya..
tapi kalo tidak ingin senang juga boleh ;P

Selasa, 01 April 2014

Kenapa Maret Harus Punya 31 Harii?

Mungkin kamu lupa, bahwa aku sudah menanti datangnya bulan April bahkan waktu angka di kalender baru tanggal 16 Maret. Awalnya #Tantangan5RibuSehari mudah saja bagiku untuk menjalaninya. Tapi masuk minggu kedua, makin sulit rasanya. Strategiku dengan sembako ala bujangan justru memperbesar pengeluaran. Atau ini karena faktor hormon yang berubah-ubah mengikuti siklus hidup bulan? m._.m

Kupersembahkan ini untuk kalian, catatan perjalanan #Tantangan5RibuSehari di minggu kedua. Semoga bermanfaat!

Hari 9: Senin, 24 Maret 2014
Misi-permisi hari ini gagal, karena aku pergi dari rumah. Meski pulsa KMT cukup untuk perjalanan Bekasi-Bogor, tapi ongkos angkot ga bisa kurang dari lima ribu. Memang ada ongkos tambahan dari ibuku, tapi itu akan mencederai #Tantangan5RibuSehari. *halah*

Hari 10: Selasa, 25 Maret 2014
Misi-permisi berhasil..^^

Hari 11: Rabu, 26 Maret 2014
Same as yesterday.. ^^9

Hari 12: Kamis, 27 Maret 2014
Aku gagal hatrick, tapi dapat sembako ala bujangan.. ^^V

Hari 13: Jumat, 28 Maret 2014
Berhasil dengan pas-pasan. *hosh*

Hari 14: Sabtu, 29 Maret 2014
Sisa-sisa: enam ribu rupiah + sembako ala bujangan

Hari 15: Minggu, 30 Maret 2014
Aku dapat seperangkat makan siang dari el pe ka!!! Nikmatnya, terharu akuuuu... T-T Terima kasih semuanya..
Tinggal sehari lagi dan penantian selama ini akan berakhir. Besok tanggal 31 Maret, menurut ketentuan yang aku buat seenaknya #Tantangan5RibuSehari akan selesai. Perjalanan dari awal tantangan ini dibuat sampai sekarang mungkin kelihatannya sepele, tapi menyenangkan untuk menulisnya. Sebuah pelajaran tentang pengendalian diri. Semoga bisa bermanfaat bagi yang lain, mungkin ada yang tertarik ingin mengadopsinya jadi gaya hidup? Wakakak, yah di akhir bulan, ini bisa jadi salah satu opsi. :P

Hari 16: Senin, 31 Maret 2014
I.. did.. it.. Welcome APRIIL!!
OTL *emot sujud syukur*

Saldo akhir: - .

Kesan ikut #Tantangan5RibuSehari:
Aku jadi bisa menahan nafsu makan! Ini lebih efektif dari ikut COD atau OCD, kurasa. Sangat membantu, meski aku belum melihat timbangan. T,T9