| GEORGIA oleh Jayil Pak |
Senin, 13 Desember 2021
Georgia (2020)
Jayil Pak
| Georgia by Jayil Pak |
| JP on the QnA session |
Kamis, 09 Desember 2021
wiken plan (2)
- jajan tomaple (sekalian bungkus)
- mampir ke bookhive menteng
- pulang
- renang
- donor
- nonton Yuni
Kamis, 02 Desember 2021
wiken plan
- renang di galaxy
- nonton seperti dendam
- groceries shopping
- chill and streaming (100% manusia/jaff/youtube)
- footurama hopping
- pos bloc patjarmerah
- bungkus dapurempa
- jajan tomaple
- renang bareng anggi
- footurama hopping
- pos bloc patjarmerah
- tomaple
Sabtu, 20 November 2021
tentang sekarang
Rabu, 03 November 2021
Monthly Pain
Jumat, 08 Oktober 2021
MONGOL800 / ๅฐใใชๆใฎใใ
Jumat, 17 September 2021
After all this time?
Minggu, 12 September 2021
show, don't tell
![]() |
| Click to read |
One Day One Trip is a collective project by Klise Bekasi, an analog photography club based in Bekasi.
In late 2019, we took a photo trip around Bekasi using the same type of film roll. There were five of us who tried to capture Bekasi as a city that has always been changed.
Kalimalang river became our first destination. At that time, along the river, a toll road was being built as a part of a national construction project called Becakayu. Which connects the border city to East Jakarta through Bekasi-Cawang-Kampung Melayu.
The next destination brings us to the oldest Buddhist temple in Bekasi, Klenteng Hok Lay Kiong. A historical building that has been cared for generations.
For a long time, the city development has been built quite often in Bekasi, particularly in the urban area. It does bring a major change for the neighbourhood and the people who live around.
Zine ini saya sertakan dalam pameran photobook JIPFEST 2021. Masih belum pasti akan ikut dipamerkan, karena ada proses seleksinya. Semoga ada kabar baik di bulan Oktober ๐ผ
Kamis, 09 September 2021
Blue Moment
So about that time Steve went off to college… #BluesClues25 pic.twitter.com/O8NOM2eRjy
— Nick Jr. (@nickjr) September 7, 2021
The way he talked about all those pasts and bring memories back was sweet.
I'm crying. :')
MONGOL800: Love Song
ๅคขใ่ชใๅใฎ
Yume wo kataru kimi no
่ผใ็ณใฎไธญใซ
kagayaku me no naka ni
boku ga iru
ima wo wakachi aeru
kagayaku ano naka ni
kimi ga iru
sora wo miage
ryoute shirogete
boku wa koko dato shimesu no sa
asu wo mitsume
yume wo kirogete
tsuyoku negai omou no sa
boku wa koko dato sakebu no sa
sou dare yori mo tsuyoku
IMEJI wo omoietaku no
kurai MAINASU na IMEJI wa sutete sa
ima wo tada kakeru kero
hikari sasu ho e susumeba ii
asu no kakere kaita
kyoukasho no katasumi naburitaita
koe wo soro e shinami soroete
boku no nani ga wakaru no sa
motto wara wasete okure
kurai MAINASU na IMEJI wa sutete sa
ima wo tada kakerukero
hikari sasu ho e susumeba ii
kokoro unazuku ho e ikeba ii
kimi ga waraeba sore de ii
Oh oh sakebi tsuzukero
Oh oh utai tsuzukero
ใฉใใพใงใ้ฟใ
doko made mo hibike
Rabu, 08 September 2021
ๅใ็ฌใใฐใใใงใใ
Hal menyenangkan dari belajar bahasa asing adalah menemukan frasa baru yang ternyata punya arti manis. ๐ธ
ๅใ็ฌใใฐใใใงใใ
When you laugh, then it's fine
Love Song - Mongol800
Selasa, 24 Agustus 2021
Rindu Tak Mengenal Waktu
Minggu, 22 Agustus 2021
Pengetahuan Saya untuk Apa?
Kamis, 12 Agustus 2021
Plot twist
Selasa, 10 Agustus 2021
Tentang Pekerjaan dan Karir ke Depannya
Jumat, 06 Agustus 2021
Rabu, 04 Agustus 2021
Peluk
Yang Dicari
Senin, 02 Agustus 2021
Postingan Dummy All Labels are Selected
"Demikian pula, tidak adakah orang yang mencintai atau mengejar atau ingin mengalami penderitaan, bukan semata-mata karena penderitaan itu sendiri, tetapi karena sesekali terjadi keadaan di mana susah-payah dan penderitaan dapat memberikan kepadanya kesenangan yang besar. Sebagai contoh sederhana, siapakah di antara kita yang pernah melakukan pekerjaan fisik yang berat, selain untuk memperoleh manfaat daripadanya? Tetapi siapakah yang berhak untuk mencari kesalahan pada diri orang yang memilih untuk menikmati kesenangan yang tidak menimbulkan akibat-akibat yang mengganggu, atau orang yang menghindari penderitaan yang tidak menghasilkan kesenangan?"
1. Total label: maksimal kar. 200, 12 labels di blog ini
Rabu, 28 Juli 2021
Rumah Gantung
Ada seorang Pak Tua yang tinggal di rumah gantung. Sepetak kontainer besi dengan kait yang tersambung pada sebuah ekskavator kuning. Rumahnya itu berayun-ayun ditiup angin. Penghuni di dalamnya, Pak Tua, berpegangan erat pada sisi rumah sambil mendekap anaknya yang masih balita dengan raut wajah tegang. Bola kecil mainan si anak menggelinding dari satu sisi ke sisi rumah yang lain.
Kamera menjauh, tampilan layar menghadirkan rumah gantung Pak Tua yang berayun. Di belakangnya, ada bangunan dalam konstruksi yang belum jadi. Ternyata Pak Tua sedang diliput oleh sebuah acara reality show, entah bagaimana hingga ia terjebak dan terpaksa tinggal sebagai satu-satunya rumah di dalam lokasi proyek pembangunan.
Mimpi ini saya alami beberapa minggu yang lalu. Debar ketakutan Pak Tua di rumahnya itu terasa nyata. Saya yang sadar kalau itu mimpi juga merasakannya.
Beberapa hari kemudian, saya mengunjungi situs projectmultatuli.org. Seketika visualisasi rumah gantung dari mimpi saya kembali hadir lewat ilustrasi foto di salah satu artikelnya.
Rabu, 21 Juli 2021
Sesajen dan Kisah yang Menyertainya
Di umur yang semakin dekat dengan 30 tahun, angka yang dulu saya merasa tua sekali tapi saat menuju ke sana, saya ga nyangka, ternyata menjalaninya bisa sedemikian muda. Yah, meskipun rasanya semakin tenang (sepi), karena teman seumuran sudah sibuk dengan urusannya masing-masing dalam peran menjadi dewasa. Tapi perhatian kecil yang hadir lewat sajen yang dikirim, tetap terasa hangatnya.
"Bagaimana rasanya ulang tahun?"
"Tidak pernah semuda ini."
Kamis, 15 Juli 2021
Cuci Otak
Senin, 28 Juni 2021
I Love it
Oh my God, I feel so old.
Rabu, 23 Juni 2021
Tempura
![]() |
| unsplash.com/@bady |
Kamis, 27 Mei 2021
trust issue
Kamis, 20 Mei 2021
Me, Planning a Surprise Birthday Trip
Selasa, 11 Mei 2021
Ramadan Hari ke-29
Rabu, 14 April 2021
Film You and I, Tentang Si Mbah dan Warisan Sejarah
Pertama kali saya menonton ‘You and I’ saat ia diputar sebagai film penutup JAFF 2020 kemarin. Jangan ditanya, rasanya sesak dan ambyar tanpa ampun. Berulang saya menontonnya dalam rentang pemutaran yang hanya dua hari, tidak berkurang sedikit pun pilu dan pedihnya. Bukannya kebal malah bertambah. Saya jadi ingat bude dan bulek yang mulai sepuh.
Berlatar peristiwa '65, Kaminah (Mbah Kam) ditangkap saat masih kelas dua SMP. Di penjara ia bertemu Kusdalini (Mbah Kus) dan sejak saat itu, mereka selalu bersama.
Berhati-hati saya mencerna pesan dari film ini. Awalnya yang saya tangkap baru sebatas perjuangan melawan stigma dari sepasang sahabat yang dipertemukan oleh nasib 'buruk', lalu tak terpisahkan, hingga akhirnya salah satu harus pergi duluan.
Pengalaman menonton barusan mengantar saya untuk mencari tahu lebih tentang peristiwa ’65. Kenapa Mbah Kam dan Mbah Kus sampai ditahan? Apa yang sebenarnya terjadi waktu itu, apa itu Gerwani, tapol dan stigma yang menyertainya. Juga sisi humanis dari para penyintas dengan kerja kemanusiaan yang mereka usahakan hingga sekarang. Yang terakhir ini adalah yang mendorong Mbak Fanny dan Kawan-Kawan Media, untuk mengangkat kisah hidup Mbah Kam dan Mbah Kus.
![]() |
| @bioskoponline |
Baru-baru ini, Bioskop Online kembali menayangkan film 'You and I'. Semakin banyak kisah Mbah Kam dan Mbah Kus ini sampai ke tangan orang-orang, semakin banyak juga tanggapan yang membuka sudut pandang saya jadi lebih luas lagi. Saya pun kembali menontonnya. Kali ini meski masih terasa sesak, tapi rasanya berbeda.
Berawal dari resensi yang ditulis Bang AJP di @cinemapoetica, saya sadar akan pesan dari film ini yang jauh lebih luas dari relasi personal yang sebelumnya saya tangkap. Kepergian Mbah Kam dan Mbah Kus juga adalah kehilangan saksi sejarah atas peristiwa yang selama ini disetir hanya dari satu sudut pandang saja.
Di peristiwa itu, nasib seseorang direnggut tanpa keadilan, dipisahkan dari keluarga dan "diasingkan". Sesudahnya, mereka masih harus hidup dengan stigma seumur hidup sebagai penyintas dan dibatasi geraknya. Sampai tidak dianggap keluarga, karena beban yang ditanggung berakibat ke tiga generasi setelahnya.
Bagaimana sikap negara? Jangan ditanya, justru propaganda lahir dari pihak yang berkuasa. Tidak ada pengakuan, tidak ada pemulihan.
Dan dengan perginya para penyintas, para saksi sejarah, akankah peristiwa ini bisa diadili dan dihindari hingga tidak perlu terulang lagi?
Belum tentu. Kehilangan terbesar adalah terkuburnya kebenaran dari peristiwa masa lalu.
Saya memang terlambat, baru sadar akan kisah dari penyintas tragedi kemanusiaan ini baru-baru saja. Terima kasih kepada tim film 'You and I' karena sudah mengantar film ini hingga menjangkau orang awam seperti saya.
Kabar baik, jauh sebelum karya film ini ramai dibicarakan, upaya-upaya merawat ingatan dan merekam sejarah sudah dilakukan juga oleh banyak orang baik yang peduli. Sedikit yang saya tahu ada Mas Adrian Mulya dengan buku foto Pemenang Kehidupan, yang mengangkat kisah hidup para mbah penyintas '65. Buku foto ini juga yang mengawali pertemuan Mbak Fanny dengan Mbah Kam dan Mbah Kus.
Ada juga podcast #1965SetiapHari, yang mengarsipkan kisah-kisah personal yang dituturkan langsung oleh para saksi sejarah '65, agar dapat didengarkan setiap hari. Kapan saja. Sudah ada tiga episode hingga hari ini, dan akan terus bertambah, seperti slogan projek ini yang ingin membicarakan 65 setiap hari.
"Ja-ngan me-lu-pa-kan se-ja-rah," eja Mbah Kam dengan pelan kepada Mbah Kus dalam satu adegan film 'You and I'.
"Jangan sampai lupa, jangan sampai kamu ngalamin juga," tutur Pak Effendi, aktivis kemanusiaan yang saya temui pada suatu #AksiKamisan.
Jangan lupa, jangan sampai terjadi lagi. Ceritakan ulang, ceritakan terus.
Jangan sampai peristiwa ini terlupakan dan terulang, tanpa pernah selesai, tanpa pernah diangkat kebenarannya.
Minggu, 11 April 2021
Selasa, 23 Maret 2021
Dominasi
Hanya 6 dari 35 fotografer terpilih yang merupakan perempuan. Tadinya saya berpikir biasa saja, bahkan merasa bangga karena menjadi yang sedikit itu. Namun, artinya masih ada dominasi satu pihak di bidang tersebut, dan dominasi di banyak bidang lainnya.





















