Tampilkan postingan dengan label #Tantangan5RibuSehari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Tantangan5RibuSehari. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Agustus 2021

Postingan Dummy All Labels are Selected

"Demikian pula, tidak adakah orang yang mencintai atau mengejar atau ingin mengalami penderitaan, bukan semata-mata karena penderitaan itu sendiri, tetapi karena sesekali terjadi keadaan di mana susah-payah dan penderitaan dapat memberikan kepadanya kesenangan yang besar. Sebagai contoh sederhana, siapakah di antara kita yang pernah melakukan pekerjaan fisik yang berat, selain untuk memperoleh manfaat daripadanya? Tetapi siapakah yang berhak untuk mencari kesalahan pada diri orang yang memilih untuk menikmati kesenangan yang tidak menimbulkan akibat-akibat yang mengganggu, atau orang yang menghindari penderitaan yang tidak menghasilkan kesenangan?"

1. Total label: maksimal kar. 200, 12 labels di blog ini

Selasa, 01 April 2014

Kenapa Maret Harus Punya 31 Harii?

Mungkin kamu lupa, bahwa aku sudah menanti datangnya bulan April bahkan waktu angka di kalender baru tanggal 16 Maret. Awalnya #Tantangan5RibuSehari mudah saja bagiku untuk menjalaninya. Tapi masuk minggu kedua, makin sulit rasanya. Strategiku dengan sembako ala bujangan justru memperbesar pengeluaran. Atau ini karena faktor hormon yang berubah-ubah mengikuti siklus hidup bulan? m._.m

Kupersembahkan ini untuk kalian, catatan perjalanan #Tantangan5RibuSehari di minggu kedua. Semoga bermanfaat!

Hari 9: Senin, 24 Maret 2014
Misi-permisi hari ini gagal, karena aku pergi dari rumah. Meski pulsa KMT cukup untuk perjalanan Bekasi-Bogor, tapi ongkos angkot ga bisa kurang dari lima ribu. Memang ada ongkos tambahan dari ibuku, tapi itu akan mencederai #Tantangan5RibuSehari. *halah*

Hari 10: Selasa, 25 Maret 2014
Misi-permisi berhasil..^^

Hari 11: Rabu, 26 Maret 2014
Same as yesterday.. ^^9

Hari 12: Kamis, 27 Maret 2014
Aku gagal hatrick, tapi dapat sembako ala bujangan.. ^^V

Hari 13: Jumat, 28 Maret 2014
Berhasil dengan pas-pasan. *hosh*

Hari 14: Sabtu, 29 Maret 2014
Sisa-sisa: enam ribu rupiah + sembako ala bujangan

Hari 15: Minggu, 30 Maret 2014
Aku dapat seperangkat makan siang dari el pe ka!!! Nikmatnya, terharu akuuuu... T-T Terima kasih semuanya..
Tinggal sehari lagi dan penantian selama ini akan berakhir. Besok tanggal 31 Maret, menurut ketentuan yang aku buat seenaknya #Tantangan5RibuSehari akan selesai. Perjalanan dari awal tantangan ini dibuat sampai sekarang mungkin kelihatannya sepele, tapi menyenangkan untuk menulisnya. Sebuah pelajaran tentang pengendalian diri. Semoga bisa bermanfaat bagi yang lain, mungkin ada yang tertarik ingin mengadopsinya jadi gaya hidup? Wakakak, yah di akhir bulan, ini bisa jadi salah satu opsi. :P

Hari 16: Senin, 31 Maret 2014
I.. did.. it.. Welcome APRIIL!!
OTL *emot sujud syukur*

Saldo akhir: - .

Kesan ikut #Tantangan5RibuSehari:
Aku jadi bisa menahan nafsu makan! Ini lebih efektif dari ikut COD atau OCD, kurasa. Sangat membantu, meski aku belum melihat timbangan. T,T9

Minggu, 23 Maret 2014

Minggu Pertama #Tantangan5RibuSehari

Hari 2: Senin, 17 Maret 2014
Beberapa hari ke depan mungkin aku akan memasak. Tadi aku beli sembako totalnya IDR 9.500. Sembako ala bujangan, mie sama telor. ~('0'~)(~'0')~

Hari 3: Selasa, 18 Maret 2014
Today's mission is just.. completed.

Hari 4: Rabu, 19 Maret 2014
Telah hilang uang sejumlah 4.500 rupiah, ditukar dengan nasi rames di warung ibu sebelah Saung Kuring.

Hari 5: Kamis, 20 Maret 2014
Aku pulang ke rumah, karena itu aku keluar uang lebih. Keluar untuk ongkos, dan beli klappertart di depan stasiun Kranji. Memang malam sebelumnya aku ngidam klappertart. Ngidaaam banget, sampai kebayang-bayang dan aku googling gambarnya. 
#mesakne

Waktu kudekati abang penjual klappertart, kutanya:
"Berapaan, Bang?"
"Lima belas ribu dua, Neng."
... *yaah, ga punya dua rupiah*
"Mau beli berapa emang?"
"Satu.."
"Tujuh ribu aja deh, Neng. Uang pas, ya."
*cring* *kubayar dengan uang pas-pasan*

Rincian
Angkot kampus dalam: 3.000
Angkot 03: 3.000
Pulsa KMT: 10.000
Klappertart: 7.000
Angkot 25: 3.000
Total: 26.000

P.s: Uang ongkos angkot sudah aku sisihkan sebelum #Tantangan5RibuSehari mulai. Jadi jatahku kepotong untuk KMT dan klappertart sajaa.. IDR 17.000 *cring*

Hari 6: Jumat, 21 Maret 2014
*aku di rumah*

Hari 7: Sabtu, 22 Maret 2014
*masih di rumah, lalala.. jujuju...*

Hari 8: Minggu, 23 Maret 2014
*sama kayak kemarin*

Untuk yang mau tau cerita di hari 1, silahkan klik ini. 8>

Senin, 17 Maret 2014

Ke Perpus Demi Dua Ribu

Jadi.. begini ceritanya..

Buku ini aku pinjam, Plato: Symposium and Phaedrus. Kalau lebih dari tanggal 17 Maret, meski aku kembalikan atau kuperpanjang waktu peminjamannya, aku bakal kena denda dua ribu rupiah per hari. :$



Istimewanya buku ini karena ia sumbangan dari British Council, bahasa Inggris pula, hardcover, disampul dobel, dan ada nama Plato. Yang kutahu, Plato itu yang ada kaitannya sama benua Atlantis itu, bukan? 

Sejak kupinjam dua minggu lalu, aku belum selesai membacanya. Kata Ayu ini buku filsafat. Aku ga paham. Kurasa buku ini ngawur. Banyak kata asing yang jarang aku jumpai di film barat hasil aku minta-minta ke teman, tiba-tiba muncul dalam buku ini. Bahkan baru sampai halaman slogan penerbitnya saja aku perlu membuka kamus. Di lembar-lembar pendahuluan, makin banyak kata yang tidak aku mengerti. Miskin sekali aku. -..-

Kupikir, kukembalikan saja atau kuperpanjang, ya. Aku belum tau. Pokoknya tanggal 17 Maret aku harus menghadap ke petugas perpus, demi menghemat dua ribu.

Sekarang kalian mengerti kondisiku, kan? Aku masih terikat dengan #Tantangan5RibuSehari. Selain itu, supaya aku membuat pergerakan di kampus, ga ngekos melulu. #hoam

Akhir kata.. bagi yang ingin bertemu denganku, aku akan ke perpus. :>

Minggu, 16 Maret 2014

#Tantangan5RibuSehari

FAQ
Q: Mengapa kuberi nama #Tantangan5RibuSehari?
A: Karena jatahku bulan ini tinggal seratus ribu hingga akhir bulan. Gara-gara aku kalap dan banyak pengeluaran di hari-hari kemarin :'<
Padahal kuberitahu, ya, Maret punya 31 hari. Berarti aku masih punya 16 hari lagi tersisa. Oleh karena itu, untuk menyiasatinya aku hanya boleh mengeluarkan uang maksimal lima ribu sehari untuk makan, supaya aman. Semoga aku ga perlu ngeluarin uang untuk keperluan lain, amin. Lebih bagus lagi kalo aku ga perlu ngeluarin uang untuk makan. :P

Hari 1: 16 Maret 2014
Challenge accepted. Aku ngeluarin uang hanya untuk beli seperangkat nasi uduk murah-kurang-meriah. Harga nasinya sungguh fantastis, hanya IDR 1.500 saja, cukup kenyang untuk sarapan pagi. Tapi ya gitu, cuma nasi tanpa lauk makanya kurang meriah. Supaya agak meriah, aku ambil gorengan 2 potong, sepotong harganya cuman gopek. Masih ada uang sisa, cukup aku belikan gemblong dua buah. Untuk makan siang, aku makan nasi sayur asem plus tempe. Jatah makan pemberian dari LPK Tepi Sawah hari ini. Alhamdulillaah~ :9

Bagaimana dengan makan malam...?
Aku rencanakan untuk tidur cepat saja. #sikap

Rincian
Nasi uduk  : 1.500
Gorengan 2 : 1.000
Gemblong 2 : 2.000
Total           : 4.500