As you guys know, I’ve taken a Japanese lesson in Duolingo. It’s been 3 months and I can tell you, I’m getting smarter at some points. What a dumb #selfproclaimed 🌝
Watashi wa nihonggo benkyoushimasu!
So, itu hard skill yang kupelajari di tahun ini. Kalau dalam hidup, pelajaran apa yang sudah kudapat?
Bulan Oktober-November aku depresi dan stress abis. Kesepian, sendirian, ga ada teman. Belum dapat pekerjaan baru, sementara tawaran kontrak dari plat merah udah kutolak. Padahal udah lebih dari 10 perusahaan kulamar, ga satupun tembus. Ntah salah strategiku di sebelah mana, ketinggian kah kuminta gaji? Apa skillku belum cocok dengan yang mereka cari?
Tak taulah, ya.
Berkali-kali di masa depresi itu aku nangis, berpikir untuk ambil silet dan kugores ke nadi di lenganku. Tapi aku tau itu dosa. Ga bakal masalahku selesai, malah nambah masalah tanpa akhir yang ada. Bakal selamanya aku merasakan sakit dan pedih sepanjang hidup setelah matiku nanti.
Aku mikir dan refleksikan, yah memang nasibku sedang bergejolak. Hidup tak selamanya mulus bukan? Harapanku semoga yang kemarin kulalui itu, ya itulah lowest poinku. Jangan sampai turun lagi, makin menyedihkan aku nanti.
Hidup tak selamanya mulus, rejeki tak selamanya dalam bentuk materi. Aku mikir, kalau aku bisa mencukupkan diriku dengan yang ada sekarang, it’s okay. Aku mengurangi membandingkan diriku dengan orang lain. Masih iri-iri sikit lah, tapi ya aku ngga ngoyo dan ngaca juga dengan usahaku.
Akhirnya tawaran kerja datang dari temanku si Jepri Waworuntu. Kuterima saja lah, walau benefitnya kurang dari sebelumnya. Tak apa daripada tak ada pemasukan. Mudah-mudahan bisa jadi batu loncatan.
Aku belajar konsep bersyukur dalam praktek sebenarnya, bukan cuma teori. Kalau kutengok cerita temanku yang lain, beuh lebih-lebih cobaan mereka dibanding aku. Tapi mereka tak cemen, yaa tak diperlihatkan.
Aku bersyukur aku masih bisa beraktivitas normal. Keluargaku serumah sehat, mamakku sehat dan aktif masak. Adekku keterima PNS dan aktif memulai karirnya sekarang. Abangku ya alhamdulillah lancar pekerjaannya. Aku walau sempat kegoncang, dikit-dikit aku masih bisa nyumbang donasi di mana. Aku minta hidupku aman dan berkah sajalah. Walau tak banyak, tapi masih bisa aku bantu orang itu tak apa.
Aku akan fokus aja ke apa yang aku bisa buat, bukan apa yang tak aku dapat.
*Postingan ini kubuat di tanggal 25. Telat sehari, ngga apa-apa ya? Hehe, cheating lah..